BENDERA ROBEK DI HALAMAN KANTOR KAKAM BATANG HARI TERKESAN ADA PEMBIARAN

barometerkini.com/Tuba- Pantauan wartawan di halaman Kantor Kepala Kampung Batang Hari Kecamatan Rawa Pitu Kabupaten Tulang Bawang bahwa bendera merah putih yang berkibar sudah robek dan layak untuk diganti yang baru.
Hal ini seolah adanya pembiaran dan tidak ada yang peduli untuk mengganti bendera tersebut dengan yang baru.

Terpisah salah satu warga yang namanya tidak ingin dituliskan namanya mengatakan ke wartawan bahwa bendera tersebut memang sudah cukup lama seperti itu. Belum juga mereka ganti padahal hampir setiap hari mereka masuk kantor.

“Belum juga mereka ganti padahal hampir setiap hari mereka masuk kantor, mungkin mereka tidak memperhatikannya” ujarnya.

Meski sudah diatur di dalam Undang-Undang yang mana telah mengibarkan bendera yang sudah kusam dan sobek diancam pidana. Jika seseorang dengan sengaja mengibarkan bendera merah putih yang dinilai tak layak. Ancaman pidana itu diatur dalam Undang-Undang RI Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera. Bahasa Lambang Negara. Pasal 24 huruf c yang isinya mengibarkan bendera negara yang Rusak. Robek. Luntur. Kusut Atau Kusam dengan ketentuan pidana pasal 67. Huruf B isinya apabila dengan sengaja mengibarkan bendera negara yang rusak, robek, luntur, kusut atau kusam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24. Huruf c maka dapat dipidana paling lama setahun atau denda paling banyak seratus juta rupiah.

Baca Juga :   Winarti Hadiri Pelantikan Pengurus RAPI Tuba

Namun undang-undang tersebut diduga terkesan seolah-olah tidak dipatuhi oleh kepala Kampung Batang Hari dan jajarannya serta terkesan ada pembiaran. (mir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *