Komisi IV DPRD Tuba Tinjau Fasum Terdampak Banjir

BAROMETERKINI.COM – Rombongan Komisi IV DPRD Kabupaten Tulang Bawang melakukan peninjauan secara langsung dan bertahap selama tiga hari ke sekolah-sekolah dan fasilitas publik serta daerah pemukiman penduduk guna mengantisipasi dampak banjir di beberapa daerah di Kabupaten Tulang Bawang.
Diantaranya adalah Kecamatan Dente Teladas, Rawajitu Timur dan Gedung Aji. Kegiatan peninjauan dimulai sejak hari selasa hingga kamis, (21 s/d 23/01/2020) lalu.

Ketua komisi IV DPRD Kabupaten Tulang Bawang Morisman, ST. didampingi wakil ketua komisi IV Ines Septia Putri, SH., MH, serta Mika Santosa, S.Km, Hi. Agus Maramis, S.Pd, Hervita Sari, Erlinda Sari A.Md, Kep, Imam Nawawi S.Pd.i selaku anggota mengunjungi beberapa fasilitas publik, sekolah, dan rumah-rumah warga salah satu yang menjadi objek tinjauan yaitu SDN 01 Bumi Dipasena Abadi yang berada di Kecamatan Rawa Jitu Timur.

Morisman, ST, menerangkan bahwa peninjauan tersebut merupakan sebagai bentuk respon dalam rangka fungsi pengawasan dari DPRD Kabupaten Tulang Bawang untuk melihat secara langsung dampak yang ditimbulkan dan memberikan penanggulangan bagi Sekolah-Sekolah yang terkena banjir.

Baca Juga :   Kampung Mekar Indah Jaya Kecamatan Banjar Baru Kabupaten Tulang Bawang Akan Laksanakan Pilkakam

“Kami sebagai wakil rakyat, kita tinjau lokasi untuk merespon bagaimana dampak dan penanggulangannya bagi sekolah yang terkena banjir,” ucap Morisman.

Lebih lanjut Morisman menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang, untuk mengambil langkah-langkah tepat dalam penanggulangan bencana banjir dan jangan sampai bencana tersebut bisa mempengaruhi psikologis Siswa-Siswi dalam kegiatan belajar mengajar di Sekolah yang terkena banjir, karena Pemerintah Daerah bersama DPRD sudah siap dan paham apa yang akan dilakukan terkait ini.

“Kita berharap bencana banjir tidak terjadi, tapi mengingat kondisi wilayah Kabupaten Tulang Bawang banyak yang berdataran rendah dan intensitas hujan yg cukup tinggi, maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi banjir, dan hal ini yang sudah kita persiapan untuk mengantisipasi” tutup Morisman. (Adv/Retno)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *